Mimpi Cukur Misai, Kumis dan Jenggot

Bagaimana penafsiran tentang arti mimpi cukur kumis atau jengot? Mencari maksud mimpi cukur misai bagi orang yang berewokan memang tidak mudah, karena mimpi mencukur rambut atau bagian tubuh lainnya yang dipenuhi dengan rambut adalah suatu hal tidak mudah untuk ditemukan jawabannya. Kalau pun itu ada yang membahas mengenai mimpi tersebut rasanya tidak akan membuat kita lega sebelum tahu yang sebenarnya terjadi dengan mimpi seputar kumis tersebut.

Kumis adalah lambang kewibawaan, suatu pengaruh tersendiri yang dapat diciptakan bagi orang berkumis. Demikian pula dengan jenggot atau janggut, dapat menjadi identitas tak tertulis yang menginformasikan karakter, sifat, dan kelompok orang tertentu. Kadang banyak orang beranggapan bahwa janggut identik dengan seorang muslim yang patuh beribadah. Namun anggapan tersebut tidak ada buktinya karena banyak juga orang beragama lain juga memelihara jambang, misalnya orang India.

Bicara tentang segala hal yang menyangkut rambut dalam muka kita seperti misai dan kumis rasanya akan menyangkut penampilan dan pilihan gaya hidup seseorang. Seringkali orang memelihara rambutnya sampai panjang karena suatu model tertentu, atau suatu kebiasaan yang menyangkut dengan selera masing-masing. Jaid kumis tidak dapat digunakan untuk menunjukkan identitas seseorang secara pasti, karena semua kaum adam atau pria dapat saja memelihara kumisnya.

Sedangkan ketika dikaitkan dengan mimpi, mencukur jenggot atau kumis dapat merupakan firasat tertentu yang harus kita waspadai. Karena hal itu sifatnya adalah mimpi buruk yang menandai akan terjadi peristiwa tidak baik dalam kehidupan kita.

Berikut penafsirannya:

  1. Mimpi bercukur misai = bermakna akan ada keluarga yang menderita sakit atau tidak enak badan
  2. Mimpi memotong / cukur kumis dan jenggot = maknanya sama dengan arti diatas, yaitu suatu isyarat tidak baik yang akan menimpa orang terdekat kita. Biasanya ada anggota keluarga yang mengalami sakit keras
Mengenai kebenaran akan mimpi di atas rasanya tidak perlu diperdebatkan, apa yang kita ketahui tentang ramalan mimpi adalah bersifat tidak baku dan tidak perlu harus dipercaya. Yakin akan kebenaran yang sejati datangnya bukan dari mimpi, maka kita tidak akan terbebani dengan rasa takut karena mimpi buruk yang selalu kita alami.